Kenapa di Chat Centang 2 Tapi di Telepon Tertulis “Memanggil”?
Pernah mengalami situasi yang bikin bingung seperti ini: pesan yang Anda kirim sudah menunjukkan centang dua, artinya terkirim ke perangkat penerima. Namun saat Anda mencoba menelepon lewat aplikasi yang sama, statusnya hanya tertulis “memanggil” dan tidak pernah berubah menjadi “berdering”.
Sekilas, kondisi ini terasa janggal. Bukankah jika pesan sudah terkirim ke perangkat, seharusnya panggilan juga bisa langsung tersambung? Banyak orang langsung berpikir negatif. Ada yang menduga diblokir. Ada juga yang merasa diabaikan. Padahal, kenyataannya tidak selalu sesederhana itu.
Sebelum menyimpulkan sesuatu, ada baiknya memahami terlebih dahulu bagaimana sistem pengiriman pesan dan panggilan bekerja di aplikasi chat modern.
Memahami Arti Centang 2 dalam Aplikasi Chat
Untuk memahami kenapa panggilan hanya tertulis “memanggil”, kita perlu tahu dulu arti centang dua.
Secara umum:
- Centang satu: pesan berhasil dikirim dari perangkat Anda ke server.
- Centang dua: pesan berhasil diteruskan dari server ke perangkat penerima.
- Centang biru: pesan sudah dibaca (jika fitur read receipt aktif).
Yang perlu digarisbawahi adalah: centang dua hanya menandakan pesan sudah sampai ke perangkat penerima, bukan berarti perangkat tersebut sedang aktif digunakan atau siap menerima panggilan.
Di sinilah letak kesalahpahaman yang sering terjadi.
Kenapa Panggilan Hanya Tertulis “Memanggil”?
Ada beberapa penyebab umum mengapa chat sudah centang dua, tetapi panggilan tetap berstatus “memanggil”.
1. Mode “Jangan Ganggu” (Do Not Disturb)
Salah satu penyebab paling umum adalah fitur Mode Jangan Ganggu atau Do Not Disturb (DND).
Ketika fitur ini aktif:
- Ponsel tetap terhubung ke internet.
- Pesan tetap masuk dan bisa menunjukkan centang dua.
- Namun panggilan tidak akan berdering.
- Status di sisi penelpon tetap “memanggil”.
Dalam kondisi ini, penerima sebenarnya tidak diblokir atau menghindari Anda. Hanya saja, perangkatnya disetel agar tidak mengeluarkan suara atau notifikasi panggilan.
Beberapa orang mengaktifkan mode ini saat:
- Sedang bekerja.
- Rapat.
- Tidur.
- Mengemudi.
- Butuh waktu fokus tanpa gangguan.
Jadi, centang dua bukan jaminan bahwa panggilan pasti berdering.
2. Ponsel Offline atau Koneksi Tidak Stabil
Kondisi lain yang sering terjadi adalah internet yang tidak stabil.
Contohnya:
- Saat pesan dikirim, penerima sempat terhubung ke internet sehingga pesan berhasil masuk (centang dua).
- Beberapa detik kemudian, koneksi internetnya terputus.
- Ketika Anda menelepon, aplikasi tidak bisa membangun koneksi panggilan.
- Hasilnya, status hanya “memanggil”.
Hal ini sering terjadi pada:
- Jaringan WiFi yang naik turun.
- Sinyal seluler yang lemah.
- Perangkat yang berpindah jaringan.
- Ponsel yang baru saja masuk area tanpa sinyal.
Karena panggilan membutuhkan koneksi real-time yang stabil, sedikit gangguan saja bisa membuat panggilan tidak tersambung meskipun pesan sebelumnya berhasil terkirim.
3. Penerima Sedang Dalam Panggilan Lain
Kemungkinan berikutnya yang jarang disadari adalah penerima sedang melakukan panggilan lain.
Jika penerima:
- Sedang menelepon orang lain.
- Sedang menerima panggilan masuk dari aplikasi lain.
- Atau bahkan sedang panggilan telepon biasa (GSM),
maka panggilan Anda bisa tetap berstatus “memanggil” dan tidak langsung tersambung.
Beberapa aplikasi tidak selalu menampilkan status “sibuk”, terutama jika sistem atau jaringan tidak merespons dengan sempurna.
4. Aplikasi Dibatasi oleh Sistem
Pada beberapa ponsel, terutama dengan fitur penghemat baterai agresif, aplikasi chat bisa dibatasi di latar belakang.
Dampaknya:
- Pesan tetap bisa masuk (karena sistem tetap sinkronisasi).
- Namun layanan panggilan tidak berjalan optimal.
- Notifikasi panggilan bisa tertunda atau tidak muncul.
Hal ini sering terjadi pada:
- Mode hemat daya aktif.
- Aplikasi tidak diizinkan berjalan di background.
- Pengaturan data latar belakang dimatikan.
5. Perangkat Penerima Sedang Restart atau Baru Aktif
Ada juga situasi teknis seperti:
- Ponsel baru saja dinyalakan.
- Sistem sedang melakukan pembaruan.
- Aplikasi belum sepenuhnya aktif.
Pesan yang sudah tersinkronisasi sebelumnya tetap menunjukkan centang dua, tetapi panggilan yang masuk setelah itu tidak bisa langsung diproses.
Apakah Itu Berarti Diblokir?
Banyak orang langsung berpikir bahwa kondisi “centang dua tapi memanggil” berarti diblokir.
Padahal, jika benar-benar diblokir, biasanya:
- Pesan hanya centang satu.
- Tidak pernah berubah menjadi centang dua.
- Foto profil dan status tertentu mungkin tidak terlihat.
Namun, indikator ini pun tidak selalu 100 persen akurat karena bisa dipengaruhi pengaturan privasi.
Karena itu, sebaiknya jangan langsung menyimpulkan sesuatu hanya dari satu tanda teknis.
Perbedaan Sistem Pesan dan Sistem Panggilan
Alasan utama mengapa kondisi ini bisa terjadi adalah karena sistem pesan dan sistem panggilan bekerja dengan mekanisme berbeda.
Pesan:
- Bersifat asynchronous.
- Bisa dikirim dan diterima meskipun jaringan tidak terlalu stabil.
- Tidak membutuhkan koneksi real-time yang terus-menerus.
Panggilan:
- Membutuhkan koneksi internet stabil dua arah.
- Membutuhkan respon langsung dari perangkat penerima.
- Lebih sensitif terhadap gangguan jaringan.
Jadi, walaupun pesan sudah centang dua, belum tentu jalur komunikasi untuk panggilan siap digunakan.
Kapan Perlu Khawatir?
Anda tidak perlu khawatir jika:
- Hanya terjadi sesekali.
- Setelah beberapa menit panggilan bisa tersambung.
- Penerima kemudian membalas pesan Anda.
Namun, Anda bisa mulai mencurigai adanya pembatasan jika:
- Selalu hanya “memanggil” dalam jangka waktu lama.
- Tidak pernah ada balasan.
- Indikator lain juga berubah (misalnya foto profil hilang).
Tetap saja, pendekatan terbaik adalah komunikasi yang sehat, bukan asumsi.
Cara Mengatasi Jika Mengalami Hal Ini
Jika Anda berada di posisi penerima dan sering mengalami masalah serupa, Anda bisa mencoba:
- Mematikan Mode Jangan Ganggu.
- Memastikan koneksi internet stabil.
- Mengizinkan aplikasi berjalan di latar belakang.
- Menonaktifkan pembatasan baterai untuk aplikasi chat.
- Memperbarui aplikasi ke versi terbaru.
Langkah-langkah sederhana ini sering kali cukup untuk mengembalikan fungsi panggilan seperti biasa.
Jadi Kesimpulannya...
Kenapa di chat centang dua tapi di telepon tertulis “memanggil”? Jawabannya tidak sesederhana yang dibayangkan. Bisa jadi karena Mode Jangan Ganggu aktif, koneksi internet tidak stabil, penerima sedang dalam panggilan lain, atau aplikasi dibatasi oleh sistem.
Centang dua hanya menandakan pesan sudah sampai ke perangkat, bukan berarti perangkat tersebut siap menerima panggilan secara real-time. Sebelum menyimpulkan hal negatif, pahami dulu sisi teknisnya.
Memahami hal-hal kecil seperti ini membantu kita lebih bijak dalam berkomunikasi digital, sebagaimana sering dibahas dalam berbagai topik teknologi sehari-hari di ajakteman.com.